*GEMPABUMI TEKTONIK M5,5 DI LAUT BANDA, MALUKU BARAT DAYA, MALUKU, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI*
Hari Senin 26 Januari 2026 pukul 07.54.02 WIB wilayah Pantai Timur Maluku Barat Daya, Maluku diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,74° LS ; 127,82° BT, atau tepatnya berlokasi di *laut* pada jarak 49 Km arah TimurLaut Maluku Barat Daya, Maluku pada kedalaman 155 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust ).
Berdasarkan estimasi peta guncangan ( _shakemap_ ), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kepulauan Romang, daerah Moa Lakor, dan daerah Pulau Leti, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III - IV MMI ( *Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah* ).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini *TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI* .
Hingga pukul 08.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ).
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://xn--r1a.website/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 26 Januari 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. DARYONO, S.Si., M.Si.
Hari Senin 26 Januari 2026 pukul 07.54.02 WIB wilayah Pantai Timur Maluku Barat Daya, Maluku diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,74° LS ; 127,82° BT, atau tepatnya berlokasi di *laut* pada jarak 49 Km arah TimurLaut Maluku Barat Daya, Maluku pada kedalaman 155 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust ).
Berdasarkan estimasi peta guncangan ( _shakemap_ ), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kepulauan Romang, daerah Moa Lakor, dan daerah Pulau Leti, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III - IV MMI ( *Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah* ).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini *TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI* .
Hingga pukul 08.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ).
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://xn--r1a.website/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 26 Januari 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. DARYONO, S.Si., M.Si.
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
BMKG memberikan informasi cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia.
Info Gempa Mag:5.5, 27-Jan-26 08:20:44 WIB, Lok:8.14 LS,111.33 BT (25 km TimurLaut PACITAN-JATIM), Kedlmn:105 Km ::BMKG
GEMPABUMI TEKTONIK M5,5 DI PACITAN, JAWA TIMUR, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Selasa 27 Januari 2026 pukul 08.20.44 WIB wilayah Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,18° LS ; 111,33° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 24 km arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 122 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).
Gempabumi ini dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ), daerah Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ), daerah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram dengan skala intensitas II ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 08.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://xn--r1a.website/InaTEWS__BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 27 Januari 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. DARYONO, S.Si., M.Si.
Hari Selasa 27 Januari 2026 pukul 08.20.44 WIB wilayah Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,18° LS ; 111,33° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 24 km arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 122 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).
Gempabumi ini dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ), daerah Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu ), daerah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, Pasuruan, dan Mataram dengan skala intensitas II ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 08.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://xn--r1a.website/InaTEWS__BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*
Jakarta, 27 Januari 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. DARYONO, S.Si., M.Si.
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
BMKG memberikan informasi cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia.
Info Gempa dirasakan mag:5.5, lokasi:Pusat gempa berada di darat 25 km timur laut Pacitan, waktu:27-Jan-26 08:20:44 WIB, kedlmn:105 Km, gempa ini dirasakan(MMI):III-IV Pacitan, III-IV Karangkates, III-IV Tulungagung, III Malang, III Nganjuk, III Ponorogo, III Blitar, II-III Madiun, II-III Denpasar, II-III Kuta, II-III Karangasem, II-III Jember, II-III Mojokerto, II Yogyakarta, II Bantul, II Sleman, II Kulon Progo, II Purworejo, II Pasuruan, II Semarang, II Mataram::BMKG
Info Gempa Mag:5.1, 30-Jan-26 08:15:29 WIB, Lok:0.39 LS,124.63 BT (110 km Tenggara BOLAANGUKI-BOLSEL-SULUT), Kedlmn:10 Km ::BMKG
Info Gempa dirasakan mag:5.1, lokasi:Pusat gempa berada di laut 110 km tenggara Bolaang Uki-BolSel, waktu:30-Jan-26 08:15:29 WIB, kedlmn:10 Km, gempa ini dirasakan(MMI):II-III Minahasa Tenggara::BMKG
GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 DI TELUK TOMINI, SULAWESI UTARA TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Jumat 30 Januari 2026 pukul 08.15.29 WIB wilayah Teluk Tomini, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,32° LS ; 124,65° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 106 Km arah Tenggara Kota Bolaang Uki, Sulawesi Utara pada kedalaman 29 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust)
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Minahasa Tenggara dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 08.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://xn--r1a.website/InaTEWS__BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Jakarta, 30 Januari 2026
Plh. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Hari Jumat 30 Januari 2026 pukul 08.15.29 WIB wilayah Teluk Tomini, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,32° LS ; 124,65° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 106 Km arah Tenggara Kota Bolaang Uki, Sulawesi Utara pada kedalaman 29 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust)
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Minahasa Tenggara dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 08.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://xn--r1a.website/InaTEWS__BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Jakarta, 30 Januari 2026
Plh. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
BMKG memberikan informasi cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia.
Info Gempa dirasakan mag:5.1, lokasi:Pusat gempa berada di laut 110 km tenggara Bolaang Uki-BolSel, waktu:30-Jan-26 08:15:29 WIB, kedlmn:10 Km, gempa ini dirasakan(MMI):II-III Minahasa Tenggara, II Gorontalo Utara::BMKG