Info Gempa Mag:5.0, 17-Agu-26 17:42:42 WIB, Lok:7.85 LS,120.47 BT (84 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT), Kedlmn:10 Km ::BMKG
Info Gempa dirasakan mag:5.0, lokasi:Pusat gempa berada di laut 84 km timur laut Ruteng-Manggarai, waktu:17-Agu-26 17:42:42 WIB, kedlmn:10 Km, gempa ini dirasakan(MMI):III Kab. Manggarai::BMKG
Info Gempa dirasakan mag:5.0, lokasi:Pusat gempa berada di laut 84 km timur laut Ruteng-Manggarai, waktu:17-Agu-26 17:42:42 WIB, kedlmn:10 Km, gempa ini dirasakan(MMI):III Kab. Manggarai::BMKG
Info Gempa Mag:5.1, 18-Agu-26 01:10:06 WIB, Lok:7.30 LS,117.22 BT (125 km TimurLaut PULAUSARINGI-NTB), Kedlmn:491 Km ::BMKG
GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 DI LAUT BALI TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Hari Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 01.10.05 WIB wilayah Laut Bali diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.0 pada kedalaman 505 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,20° LS ; 117,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 135 km timur laut Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal fault).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Liukang Tangaya, Pangkajene Kepulauan
2. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) di Labuhan Badas, Sumbawa
3. II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Pekat, Dompu
Hingga pukul 01:35 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Himbauan kepada masyarakat:
1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau, https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260818011300&day=578 dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.
Jakarta, 18 Agustus 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
Hari Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 01.10.05 WIB wilayah Laut Bali diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.0 pada kedalaman 505 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,20° LS ; 117,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 135 km timur laut Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal fault).
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Liukang Tangaya, Pangkajene Kepulauan
2. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) di Labuhan Badas, Sumbawa
3. II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Pekat, Dompu
Hingga pukul 01:35 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Himbauan kepada masyarakat:
1. Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
2. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau, https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260818011300&day=578 dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.
Jakarta, 18 Agustus 2026
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Dr. WIJAYANTO, S.T., M.Sc.
BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
BMKG memberikan informasi cuaca, iklim, kualitas udara, dan gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia.
Info Gempa Mag:6.1, 18-Agu-26 13:02:23 WIB, Lok:0.65 LS,98.32 BT (147 km Tenggara NIASSELATAN-SUMUT), Kedlmn:29 Km ::BMKG
Info Gempa dirasakan mag:6.1, lokasi:Pusat gempa berada di laut 147 km tenggara Nias Selatan, waktu:18-Agu-26 13:02:23 WIB, kedlmn:29 Km, gempa ini dirasakan(MMI):IV Tapanuli Utara, III-IV Padang, III-IV Padang Pariaman, III-IV Pariaman, III-IV Pasaman Barat, III-IV Kabupaten Agam, III Padang Sidempuan, III Subulussalam, III Nias Selatan, II-III Padang Panjang, II-III Tapanuli Tengah, II Gunung Sitoli::BMKG